KOMISI IV DPR RI DESAK PEMBENAHAN TATA KELOLA HUTAN DAN PERCEPATAN SERAPAN ANGGARAN KEMENHUT

Gambar
Jakarta, 20 Mei 2026  — Komisi IV DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Kehutanan untuk membahas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2025, serta progres pelaksanaan anggaran tahun 2026. Rapat yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, yakni Ibu Titiek Soeharto dan dihadiri Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni beserta jajaran kementerian. Dalam pembukaan rapat, Ibu Titiek Soeharto menegaskan bahwa dokumen Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) BPK menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi tata kelola pemerintahan di sektor kehutanan. “BPK tidak hanya menilai aspek administratif, tetapi juga kebijakan negara dalam menjaga pelestarian hutan sebagai sumber daya strategis nasional dan pembangunan berkelanjutan,” - Ibu Titiek Soeharto Ibu Titiek Soeharto menyoroti sejumlah catatan penting dalam pengelolaan kehutanan, mulai dari pergantian peta indikatif perhutanan sosi...

MOMEN BERSEJARAH DI SENAYAN: SINERGI PEMIMPIN BANGSA DI HARI KEBANGKITAN NASIONAL

Senayan, 20 Mei 2026 - Ada pemandangan yang tak biasa sekaligus bersejarah di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Suasana Rapat Paripurna DPR RI ke-19 kali ini terasa jauh lebih berbobot dan penuh optimisme. Di tengah deretan kursi tokoh penting, tampak hadir Ibu Titiek Soeharto yang ikut menyaksikan langsung sebuah catatan sejarah baru dalam sistem ketatanegaraan kita.

Bagaimana tidak jadi sejarah? Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, seorang Presiden yaitu Presiden Prabowo Subianto hadir langsung di podium DPR untuk memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027. Biasanya, tugas memaparkan draf awal anggaran negara ini diserahkan kepada Menteri Keuangan. Namun, kali ini Presiden Prabowo memilih memimpin langsung di garis depan.

Kehadiran Presiden Prabowo di Senayan disambut hangat oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menghadapi Badai Global dengan Kepala Tegak

Dalam pidatonya yang lugas, Presiden Prabowo tidak menutupi realitas dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Beliau menegaskan bahwa dunia saat ini sedang dikepung konflik, ketegangan geopolitik dan ketidakpastian tinggi mulai dari krisis di Eropa hingga membara-nya Timur Tengah. Dampaknya? Tentu saja berimbas masif pada ekonomi domestik kita.

Namun, justru karena tantangan itulah agenda besar ini sengaja digelar tepat pada tanggal 20 Mei. Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini dipilih bukan tanpa alasan. Ini adalah simbol kuat untuk menyatukan kembali kekuatan, menyamakan frekuensi dan memadukan pandangan seluruh elemen bangsa.

Kehadiran tokoh-tokoh seperti Ibu Titiek Soeharto dan jajaran pemimpin lembaga tinggi negara di ruangan tersebut mengirimkan pesan yang jelas kepada masyarakat: di tengah badai ekonomi global, para pemimpin kita memilih untuk solid, bersatu, dan bergerak bersama demi menjaga ketahanan ekonomi Indonesia menuju tahun 2027.

Editor: SR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA