KOMISI IV DPR RI DESAK PEMBENAHAN TATA KELOLA HUTAN DAN PERCEPATAN SERAPAN ANGGARAN KEMENHUT
Senayan, 20 Mei 2026 - Ada pemandangan yang tak biasa
sekaligus bersejarah di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Suasana Rapat Paripurna DPR RI ke-19 kali ini terasa jauh lebih berbobot dan
penuh optimisme. Di tengah deretan kursi tokoh penting, tampak hadir Ibu Titiek
Soeharto yang ikut menyaksikan langsung sebuah catatan sejarah baru dalam
sistem ketatanegaraan kita.
Bagaimana tidak jadi sejarah? Untuk pertama kalinya dalam
sejarah Indonesia, seorang Presiden yaitu Presiden Prabowo Subianto hadir
langsung di podium DPR untuk memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok
Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027. Biasanya, tugas
memaparkan draf awal anggaran negara ini diserahkan kepada Menteri Keuangan.
Namun, kali ini Presiden Prabowo memilih memimpin langsung di garis depan.
Kehadiran Presiden Prabowo di Senayan disambut hangat
oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, didampingi oleh Wakil Presiden Gibran
Rakabuming Raka.
Menghadapi Badai
Global dengan Kepala Tegak
Dalam pidatonya yang lugas, Presiden Prabowo tidak
menutupi realitas dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Beliau menegaskan
bahwa dunia saat ini sedang dikepung konflik, ketegangan geopolitik dan
ketidakpastian tinggi mulai dari krisis di Eropa hingga membara-nya Timur
Tengah. Dampaknya? Tentu saja berimbas masif pada ekonomi domestik kita.
Namun, justru karena tantangan itulah agenda besar ini
sengaja digelar tepat pada tanggal 20 Mei. Momentum Hari Kebangkitan
Nasional ini dipilih bukan tanpa alasan. Ini adalah simbol kuat untuk
menyatukan kembali kekuatan, menyamakan frekuensi dan memadukan pandangan
seluruh elemen bangsa.
Kehadiran tokoh-tokoh seperti Ibu Titiek Soeharto dan jajaran pemimpin lembaga tinggi negara di ruangan tersebut mengirimkan pesan yang jelas kepada masyarakat: di tengah badai ekonomi global, para pemimpin kita memilih untuk solid, bersatu, dan bergerak bersama demi menjaga ketahanan ekonomi Indonesia menuju tahun 2027.
Editor: SR
Komentar
Posting Komentar