KOMISI IV DPR RI DESAK PEMBENAHAN TATA KELOLA HUTAN DAN PERCEPATAN SERAPAN ANGGARAN KEMENHUT

Gambar
Jakarta, 20 Mei 2026  — Komisi IV DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Kehutanan untuk membahas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2025, serta progres pelaksanaan anggaran tahun 2026. Rapat yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, yakni Ibu Titiek Soeharto dan dihadiri Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni beserta jajaran kementerian. Dalam pembukaan rapat, Ibu Titiek Soeharto menegaskan bahwa dokumen Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) BPK menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi tata kelola pemerintahan di sektor kehutanan. “BPK tidak hanya menilai aspek administratif, tetapi juga kebijakan negara dalam menjaga pelestarian hutan sebagai sumber daya strategis nasional dan pembangunan berkelanjutan,” - Ibu Titiek Soeharto Ibu Titiek Soeharto menyoroti sejumlah catatan penting dalam pengelolaan kehutanan, mulai dari pergantian peta indikatif perhutanan sosi...

IBU TITIEK SOEHARTO RESMIKAN KAMPUNG LELE ASAP, JADI IKON KULINER BARU KULON PROGO

Source : Pemkab Kulon Progo

6 Mei 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto meresmikan Kampung Lele Asap Jati di Padukuhan Jati, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo. Peresmian tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan potensi kuliner lokal sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat berbasis sektor perikanan.

Source : Pemkab Kulon Progo

Kampung Lele Asap Jati dikenal sebagai sentra pengolahan lele asap yang telah dikelola masyarakat secara turun-temurun. Saat ini terdapat sekitar 32 pengolah aktif dengan kapasitas produksi mencapai 450 kilogram lele asap per hari. Produk olahan tersebut bahkan telah dipasarkan ke berbagai daerah di luar Kulon Progo.

Source : Pemkab Kulon Progo


Dalam sambutannya, Ibu Titiek Soeharto mengapresiasi kreativitas dan semangat masyarakat Banaran dalam mengembangkan usaha berbasis perikanan. Ibu Titiek Soeharto menegaskan pentingnya hilirisasi produk agar masyarakat tidak hanya menjual hasil panen mentah, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai tambah yang memiliki daya saing lebih tinggi.

Source : Pemkab Kulon Progo

Menurut Ibu Titiek Soeharto, potensi hasil perikanan di Kulon Progo sangat besar dan harus terus didukung melalui pengembangan usaha lokal yang berkelanjutan. Ibu Titiek Soeharto berharap Kampung Lele Asap dapat menjadi contoh pemberdayaan masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah. 

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga berkomitmen menjadikan Kampung Lele Asap sebagai ikon kuliner baru daerah. Selain meningkatkan kualitas produksi, pemerintah daerah tengah mendorong pendaftaran Indikasi Geografis (IG) agar Lele Asap Jati memiliki perlindungan hak kekayaan intelektual dan semakin dikenal luas sebagai produk khas Kulon Progo.


Editor: YT







Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA