KOMISI IV DPR RI DESAK PEMBENAHAN TATA KELOLA HUTAN DAN PERCEPATAN SERAPAN ANGGARAN KEMENHUT

Gambar
Jakarta, 20 Mei 2026  — Komisi IV DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Kehutanan untuk membahas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2025, serta progres pelaksanaan anggaran tahun 2026. Rapat yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, yakni Ibu Titiek Soeharto dan dihadiri Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni beserta jajaran kementerian. Dalam pembukaan rapat, Ibu Titiek Soeharto menegaskan bahwa dokumen Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) BPK menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi tata kelola pemerintahan di sektor kehutanan. “BPK tidak hanya menilai aspek administratif, tetapi juga kebijakan negara dalam menjaga pelestarian hutan sebagai sumber daya strategis nasional dan pembangunan berkelanjutan,” - Ibu Titiek Soeharto Ibu Titiek Soeharto menyoroti sejumlah catatan penting dalam pengelolaan kehutanan, mulai dari pergantian peta indikatif perhutanan sosi...

IBU TITIEK SOEHARTO PASTIKAN STOK DAN HARGA PANGAN AMAN JELANG RAMADHAN


Selasa, 3 Februari 2026 – Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto memimpin Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI bersama jajaran pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Agenda ini difokuskan pada upaya memastikan kesiapan pemerintah dalam menjaga ketersediaan, distribusi, serta stabilitas harga pangan strategis menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan rapat, Ibu Titiek Soeharto menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat dan langkah antisipatif agar lonjakan kebutuhan pangan masyarakat tidak berdampak pada gejolak harga di pasar.

Raker dan RDP tersebut dihadiri oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Menteri Kelautan dan Perikanan, Direktur Utama Perum Bulog, serta Direktur Utama ID Food. Dalam pembukaannya, Ibu Titiek Soeharto mengingatkan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk menjalankan tugas pengamanan pangan secara terkoordinasi, sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir menjamin ketersediaan bahan pokok dan melindungi daya beli masyarakat, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

“Dan juga kalau ada yang main-main dengan harga, saya rasa Bapak-bapak semua sudah mendapat instruksi dari Bapak Presiden untuk melakukan tindakan-tindakan tertentu,” - Ibu Titiek Soeharto

Pada rapat tersebut, Komisi IV DPR RI membahas kondisi terkini stok dan harga sejumlah komoditas pangan strategis, mulai dari beras, daging, telur, hingga hasil perikanan. Ibu Titiek Soeharto menekankan perlunya sinergi lintas sektor, baik dari sisi produksi, distribusi, maupun pengendalian harga, agar pasokan pangan tetap merata di seluruh daerah. Ia juga mendorong optimalisasi peran Bulog dan ID Food dalam menjaga cadangan pangan serta memperkuat distribusi ke wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kenaikan permintaan.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Bapak Andi Amran Sulaiman dalam pemaparannya memastikan bahwa stok pangan nasional berada dalam kondisi aman dan terkendali untuk menghadapi Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan, termasuk operasi pasar dan penguatan cadangan pangan, guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Hal senada disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan yang menyebutkan bahwa pasokan produk perikanan nasional relatif stabil dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.

Sejalan dengan hal itu, Ibu Titiek Soeharto juga menyampaikan keyakinannya bahwa ketersediaan pangan strategis nasional berada dalam kondisi aman menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. 

“Kelihatannya stok bahan-bahan pangan strategis ini, insyaAllah, tidak ada masalah. Menjelang Imlek dan Lebaran ini tidak ada gejolak harga karena stoknya terjamin,” - Ibu Titiek Soeharto

Ibu Titiek Soeharto menegaskan bahwa Komisi IV DPR RI akan terus melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan pemerintah di sektor pangan. Ia menekankan bahwa stabilitas harga dan ketersediaan pangan merupakan faktor krusial dalam menjaga ketenangan masyarakat menjelang Ramadhan. Komisi IV, kata Titiek, berkomitmen memastikan seluruh kebijakan pengamanan pangan benar-benar berjalan efektif dan tepat sasaran demi kepentingan rakyat.

Editor: NS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA