KUNJUNGAN IBU TITIEK SOEHARTO KE TESSO NILO: DORONG PEMULIHAN HABITAT GAJAH DAN PENDEKATAN HUMANIS BAGI MASYARAKAT

Gambar
Riau, 17 Maret 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto bersama Kapolri, Bapak Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Tesso Nilo. Kunjungan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan kawasan konservasi sekaligus menyelamatkan populasi gajah Sumatera yang kian terancam. Rombongan meninjau langsung Camp Elephant Flying Squad serta Pusat Latihan Gajah di Kabupaten Pelalawan. Kehadiran lintas sektor legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum menjadi simbol kuat sinergi nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kapolri menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh kebijakan Presiden dalam merehabilitasi kawasan Tesso Nilo yang mengalami alih fungsi lahan cukup masif. Dari total sekitar 81 ribu hektare, kawasan tersebut ditargetkan dipulihkan agar kembali menjadi habitat alami gajah Sumatera. “Habitat gajah harus dikembalikan agar populasinya dapat berkembang dengan baik,...

INTERAKSI BAPAK PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO DAN IBU TITIEK SOEHARTO WARNAI PANEN RAYA DI KABUPATEN KARAWANG

Rabu, 7 Januari 2026, Ibu Titiek Soeharto hadir dalam agenda nasional Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sebagai Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto hadir mendampingi Presiden Republik Indonesia dalam kegiatan penting yang menyasar sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.


Kegiatan panen raya di Karawang sekaligus menjadi momentum penting bagi pemerintah dalam mengumumkan capaian swasembada pangan nasional. Bapak Presiden Prabowo Subianto hadir langsung untuk meninjau proses panen serta menyampaikan pernyataan resmi mengenai keberhasilan Indonesia dalam memperkuat cadangan pangan, khususnya beras, yang kini berada pada tingkat tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.


Selain panen padi, Bapak Presiden juga meninjau berbagai inovasi dan hasil pengembangan sektor pertanian, mulai dari penggunaan teknologi pertanian modern hingga peningkatan produktivitas lahan. Acara ini menjadi simbol optimisme pemerintah terhadap kemandirian pangan dan keberlanjutan sektor pertanian nasional.


“Swasembada pangan adalah fondasi kedaulatan bangsa. Negara yang kuat adalah negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri,” Bapak Presiden Prabowo Subianto.


Acara di Karawang hari ini bukan sekadar seremonial panen, tetapi juga menjadi titik fokus pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan di Indonesia. Pemerintah menargetkan tidak hanya swasembada beras, tetapi juga perluasan kemandirian komoditas lain seperti sumber karbohidrat dan protein, demi meningkatkan stabilitas pangan nasional di tengah dinamika geopolitik global.


Dalam rangkaian acara tersebut, pemerintah juga menyerahkan penghargaan kepada para petani berprestasi, kelompok tani, serta daerah yang dinilai berhasil meningkatkan produktivitas dan mendukung program ketahanan pangan nasional. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras pelaku sektor pertanian di lapangan. Ibu Titiek Soeharto termasuk salah satu tokoh yang menerima Anugerah Tanda Kehormatan Negara Satyalencana Wira Karya. Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas keberhasilan dan dedikasi Ibu Titiek dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional tahun 2025, melalui peran legislasi, pengawasan, dan dukungan kebijakan di sektor pertanian.


Terlepas dari seluruh rangkaian kegiatan penting itu, terdapat momen menarik ketika Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam sambutan pembukaannya menyapa para tamu undangan, mulai dari jajaran menteri Kabinet Merah Putih hingga Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto. Saat nama “Saudari Siti Hediati Soeharto” disebut, para petani dan tamu undangan memberikan sorakan dan tepuk tangan meriah. Bapak Presiden Prabowo sempat berhenti sejenak sambil tersenyum menanggapi antusiasme tersebut.

“Tepuk tangannya kok panjang banget,” ujar Presiden Prabowo, yang disambut tawa dan tepuk tangan kembali dari para hadirin.

Antusiasme tersebut mencerminkan apresiasi dan kedekatan publik terhadap kehadiran Ibu Titiek Soeharto di tengah agenda strategis nasional, khususnya dalam momentum panen raya dan pengumuman swasembada pangan yang memiliki arti penting bagi ketahanan pangan Indonesia.

Kehadiran Ibu Titiek Soeharto bersama jajaran pemerintah pusat menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Komisi IV DPR RI berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan dan program pemerintah yang berpihak pada petani, penguatan produksi pangan, serta perlindungan sumber daya alam.

Editor: NS


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA

LAYAK KAH BAPAK SOEHARTO MENDAPAT GELAR PAHLAWAN? BERIKUT PERJUANGANNYA