KOMISI IV DPR RI DESAK PEMBENAHAN TATA KELOLA HUTAN DAN PERCEPATAN SERAPAN ANGGARAN KEMENHUT

Gambar
Jakarta, 20 Mei 2026  — Komisi IV DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Kehutanan untuk membahas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2025, serta progres pelaksanaan anggaran tahun 2026. Rapat yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, yakni Ibu Titiek Soeharto dan dihadiri Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni beserta jajaran kementerian. Dalam pembukaan rapat, Ibu Titiek Soeharto menegaskan bahwa dokumen Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) BPK menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi tata kelola pemerintahan di sektor kehutanan. “BPK tidak hanya menilai aspek administratif, tetapi juga kebijakan negara dalam menjaga pelestarian hutan sebagai sumber daya strategis nasional dan pembangunan berkelanjutan,” - Ibu Titiek Soeharto Ibu Titiek Soeharto menyoroti sejumlah catatan penting dalam pengelolaan kehutanan, mulai dari pergantian peta indikatif perhutanan sosi...

IBU TITIEK SOEHARTO SERAHKAN KIP KULIAH, HARAPAN BARU BAGI MAHASISWA YOGYAKARTA

Selasa, 16 Desember 2025 – Ibu Titiek Soeharto menjalankan salah satu agenda kegiatannya hari ini dengan menghadiri acara penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kepada mahasiswa di Yogyakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) dan diikuti oleh mahasiswa penerima manfaat dari berbagai perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Titiek Soeharto secara simbolis menyerahkan KIP Kuliah kepada perwakilan mahasiswa dari sembilan kampus di Yogyakarta. Kehadiran beliau disambut antusias oleh para mahasiswa yang menerima bantuan pendidikan tersebut sebagai dukungan untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Ibu Titiek Soeharto menegaskan bahwa program KIP Kuliah memiliki peran strategis dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda yang memiliki kemampuan akademik namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Menurutnya, pemanfaatan kemajuan teknologi dan kebijakan pendidikan harus diarahkan untuk memperluas kesempatan belajar, bukan justru menciptakan kesenjangan baru.

“Dengan cara ini teknologi harus membantu memperluas akses belajar seseorang, bukan membuat jarak dan ketimpangan,” - Ibu Titiek Soeharto

Dalam sambutannya, Ibu Titiek juga mendorong pemerintah untuk terus membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif dan inklusif, agar para mahasiswa mampu berkembang secara optimal. Beliau turut menyampaikan apresiasi kepada para guru dan dosen atas dedikasi mereka dalam mencetak sumber daya manusia unggul bagi masa depan bangsa.

Usai penyerahan bantuan, Ibu Titiek Soeharto menyampaikan harapannya agar para penerima KIP Kuliah dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, meraih cita-cita, membantu keluarga, serta kelak menjadi generasi yang berkontribusi nyata bagi Indonesia.

“Harapannya mereka yang cerdas tapi keluarganya tidak mampu menyekolahkan anaknya, bisa kuliah mewujudkan cita-cita, membantu keluarga dan suatu saat menjadi orang hebat di negeri ini,” - Ibu Titiek Soeharto

Kegiatan penyerahan KIP Kuliah ini menjadi bagian dari rangkaian agenda kerja Ibu Titiek Soeharto di Yogyakarta hari ini, sekaligus menegaskan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Editor: NS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA