KUNJUNGAN IBU TITIEK SOEHARTO KE TESSO NILO: DORONG PEMULIHAN HABITAT GAJAH DAN PENDEKATAN HUMANIS BAGI MASYARAKAT

Gambar
Riau, 17 Maret 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto bersama Kapolri, Bapak Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Tesso Nilo. Kunjungan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan kawasan konservasi sekaligus menyelamatkan populasi gajah Sumatera yang kian terancam. Rombongan meninjau langsung Camp Elephant Flying Squad serta Pusat Latihan Gajah di Kabupaten Pelalawan. Kehadiran lintas sektor legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum menjadi simbol kuat sinergi nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kapolri menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh kebijakan Presiden dalam merehabilitasi kawasan Tesso Nilo yang mengalami alih fungsi lahan cukup masif. Dari total sekitar 81 ribu hektare, kawasan tersebut ditargetkan dipulihkan agar kembali menjadi habitat alami gajah Sumatera. “Habitat gajah harus dikembalikan agar populasinya dapat berkembang dengan baik,...

SAFARI GEMARIKAN DI DIY, UPAYA BERSAMA TEKAN STUNTING DAN TINGKATKAN GIZI MASYARAKAT

Dokumentasi: Ketua Komisi IV DPR RI pada Kegiatan Safari Gemarikan

Yogyakarta, 13 Desember 2025 – Komitmen pemerintah dalam menekan anga stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat melalui kegiatan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Komisi IV DPR RI menggelar Safari Gemarikan di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul.

Kegiatan Safari Gemarikan di Kabupaten Kulon Progo dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Balai Desa Kedundang, Kapanewon Temon, serta Balai Desa Sidorejo, Kapanewon Lendah. Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto, hadir langsung dan menyampaikan pentingnya membudayakan konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas tinggi, khususnya untuk pencegahan stunting dan perbaikan gizi ibu hamil serta anak-anak.

“Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan untuk mencegah stunting dan gizi buruk. Ikan merupakan sumber gizi yang sehat, bergizi, mudah diolah, dan terjangkau.” ujar  Ibu Titiek Soeharto.

Dalam kesempatan tersebut, KKP bersama Komisi IV DPR RI menyalurkan sebanyak 1.000 paket bantuan ikan, yang didistribusikan ke delapan kalurahan di Kapanewon Lendah dan Temon. Paket bantuan berisi ikan tuna tersebut diberikan kepada balita, ibu menyusui, serta masyarakat sekitar, sebagai bagian dari upaya nyata mendukung pemenuhan gizi keluarga.

Dokumentasi: Penyaluran Paket Bantuan Ikan oleh Ketua Komisi IV DPR RI

Lurah Desa Sidorejo, Sutrisno, mengungkapkan bahwa sebanyak 500 anak di desanya menerima paket ikan gratis. Beliau menyebut jumlah anak stunting di wilayahnya masih tergolong tinggi dan cenderung meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. 

“Dari sekitar 500 anak, 40 di antaranya tergolong stunting. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan.” ujar Bapak Sutrisno.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, drh. Drajat Purbadi, mengakui bahwa tingkat konsumsi ikan masyarakat Kulon Progo masih relatif rendah, yakni sekitar 31 kilogram per kapita per tahun. Menurutnya, faktor kebiasaan dan budaya menjadi salah satu penyebab rendahnya konsumsi ikan, sehingga Safari Gemarikan diharapkan mampu mengubah pola konsumsi masyarakat.

Kegiatan Safari Gemarikan di Kulon Progo turut dihadiri oleh Plt Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi DIY R. Hery Sulistio Hermawan, Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dian Niti Sukma, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, serta jajaran Forkopimcam setempat.

Selain di Kulon Progo, Safari Gemarikan dilakukan juga di Kabupaten Bantul, tepatnya di Balai Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bantul dalam meningkatkan gizi keluarga dan mencegah stunting melalui peningkatan konsumsi ikan.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ikan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi, seperti protein dan omega-3, yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, kecerdasan, dan kesehatan anak. Beliau mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah dalam mendukung sektor kelautan dan perikanan.

Sementara itu, Ibu Titiek Soeharto menegaskan bahwa program Gemarikan sejalan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah. “Segala jenis ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar, memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh. Dengan membiasakan anak-anak makan ikan, kita berinvestasi pada kesehatan dan kualitas generasi masa depan.” ujar Ibu Titiek Soeharto.

Pada kegiatan di Bantul, disalurkan sebanyak 500 paket bantuan berisi ikan segar dan olahan ikan kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi keluarga, membentuk kebiasaan konsumsi ikan sejak dini, serta mendukung kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan lokal.

Melalui rangkaian Safari Gemarikan di DIY ini, pemerintah bersama DPR RI berharap terbangun sinergi berkelanjutan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menekan angka stunting, meningkatkan konsumsi ikan nasional, serta mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Editor: AF

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA

LAYAK KAH BAPAK SOEHARTO MENDAPAT GELAR PAHLAWAN? BERIKUT PERJUANGANNYA