KOMISI IV DPR RI DESAK PEMBENAHAN TATA KELOLA HUTAN DAN PERCEPATAN SERAPAN ANGGARAN KEMENHUT

Gambar
Jakarta, 20 Mei 2026  — Komisi IV DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Kehutanan untuk membahas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2025, serta progres pelaksanaan anggaran tahun 2026. Rapat yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, yakni Ibu Titiek Soeharto dan dihadiri Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni beserta jajaran kementerian. Dalam pembukaan rapat, Ibu Titiek Soeharto menegaskan bahwa dokumen Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) BPK menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi tata kelola pemerintahan di sektor kehutanan. “BPK tidak hanya menilai aspek administratif, tetapi juga kebijakan negara dalam menjaga pelestarian hutan sebagai sumber daya strategis nasional dan pembangunan berkelanjutan,” - Ibu Titiek Soeharto Ibu Titiek Soeharto menyoroti sejumlah catatan penting dalam pengelolaan kehutanan, mulai dari pergantian peta indikatif perhutanan sosi...

PERKUAT KETAHANAN PANGAN , IBU TITIEK SOEHARTO SALURKAN BANTUAN PERTANIAN DAN PERIKANAN DI BANTUL


Rabu, 17 Desember 2025 — Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Titiek Soeharto mengadakan serap aspirasi masa reses di Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis. Rangkaian kegiatan ini dilanjutkan dengan peresmian bantuan budidaya ikan di Padukuhan Sawahan, penyerahan bantuan alsintan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), dan penyerahan bantuan alat perikanan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). 

Ibu Titiek Soeharto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebijakan yang berdampak selalu berasal dari kebutuhan nyata. Oleh karena itu, serap aspirasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh masyarakat, terutama di bidang pertanian, perikanan, maupun UKM.

Bantuan budidaya ikan dengan sistem bioflok di Padukuhan Sawahan, Kalurahan Sumberagung, bernilai kurang lebih Rp 200 juta. Dilansir dari keterangan Parsito selaku Ketua RT 3 sekaligus ketua kelompok budidaya, bantuan ini mencakup delapan kolam terpal fullset dengan 2.500 bibit lele per kolam,  aerator, pengecoran lantai, pompa air, serta 62 sak pakan yang cukup untuk satu siklus budidaya lele hingga panen.

Bantuan lainnya diberikan melalui dua dinas utama:
1. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul

  • 57 unit coldbox untuk membantu penyimpanan hasil tangkapan ikan.
  • 3 chest freezer untuk menjaga mutu ikan.
  • 75 paket alat penangkap ikan (termasuk jaring).
  • 2 paket ekonomi produktif (ecopros) untuk pengembangan usaha perikanan. 

2. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul

  • 31 unit pompa air untuk membantu irigasi dan penyediaan air untuk pertanian dan budidaya ikan. 
  • 78 unit hand sprayer bagi petani untuk membantu kegiatan budidaya tanaman. 
Ibu Titiek Soeharto dalam sambutannya menuturkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung kegiatan pertanian dan perikanan agar semakin produktif. Hasil tangkapan terjaga kualitasnya, pemasaran ikan dapat berjalan lebih baik, menjaga mutu ikan, memperpanjang daya simpan, dan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan. Serta dapat meningkatkan efektivitas kerja, mempermudah pengelolaan lahan, dan meningkatkan hasil produksi pertanian.

Ibu Titiek Soeharto berharap agar alat-alat ini dapat digunakan sebaik-baiknya. “Semoga alat-alat ini bukan hanya menjadi tambahan sarana, tetapi benar-benar menjadi jawaban nyata dalam meningkatkan efektivitas kerja dan meningkatkan hasil produksi. Kepada para penerima, saya menitipkan harapan agar alat ini digunakan sebagai milik bersama, dijaga dengan sebaik-baiknya, dan dimanfaatkan secara maksimal. Pengelolaan yang tertib akan membuat alat ini bertahan lama, manfaatnya berkelanjutan, dan memberi dampak positif tidak hanya bagi kelompok tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat sekitar,”- Ibu Titiek Soeharto.

Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan efisiensi produksi pertanian serta perikanan di Kabupaten Bantul.  

Editor: YT





Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA