INOVASI PADI UNGGUL HMS 700: PANEN RAYA DI SLEMAN, SOLUSI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI DAN KETAHANAN PANGAN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Merayakan Keberhasilan Panen di Sleman
Kawasan Sawah Pengklik,
Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa
Yogyakarta - 16 Desember 2025. Suasana gembira menyelimuti ratusan Petani berkumpul untuk
melaksanakan Panen Raya Padi Varietas Unggul HMS 700.
Acara ini bukan sekadar panen biasa, melainkan buah manis
dari kolaborasi strategis antara Yayasan DAMANDIRI dengan Pusat
Kajian Pertanian Organik Terpadu (PKOPT) Malang. Kegiatan ini menegaskan
kembali komitmen bersama dalam memperkuat pondasi Ketahanan Pangan Nasional.
Kehadiran sosok penting seperti Ketua Komisi IV DPR
RI, Ibu Titiek Soeharto, dalam acara tersebut, memberikan semangat
tersendiri bagi para petani. Keikutsertaan beliau menjadi simbol dukungan kuat
dari pemerintah terhadap pengembangan inovasi varietas padi unggul. Tujuannya
jelas: Meningkatkan Produktivitas Pertanian dan yang paling utama Meningkatkan
Kesejahteraan Para Petani di seluruh Indonesia.
Inovasi utama dalam panen raya ini adalah padi varietas HMS
700, yang dikembangkan langsung oleh Direktur PKOPT Malang, Prof.
Hariyadi.
Dan hasilnya sungguh memukau! Pada panen perdananya, HMS
700 berhasil mencapai produksi yang luar biasa, yaitu sekitar 10 ton beras
per hektare. Angka ini jauh melampaui rata-rata produksi padi konvensional
yang biasanya hanya berkisar 6 ton per hektare.
Optimisme bahkan semakin tinggi untuk musim tanam
berikutnya. Prof. Hariyadi memperkirakan, di lahan bekas tebu yang telah
direvitalisasi, HMS 700 berpotensi menghasilkan antara 12 hingga 14 ton per
hektare. Ini adalah lompatan besar bagi pertanian Indonesia!
Bukan Sekadar Hasil Panen
Ibu Titiek Soeharto secara tegas menyatakan harapannya
agar varietas HMS 700 dapat diadopsi secara luas dan menjadi program unggulan
di berbagai daerah. Penggunaan benih unggul seperti ini, menurutnya, adalah
kunci untuk melipatgandakan penghasilan petani sekaligus memperkuat
benteng ketahanan pangan nasional.
Di sisi lain, Prof. Hariyadi menambahkan bahwa filosofi
di balik inovasi HMS 700 tidak hanya berfokus pada kuantitas. Inti dari
pengembangan ini adalah memperbaiki kesuburan tanah. Dengan pendekatan
yang berkelanjutan, pertanian tidak hanya produktif dalam jangka pendek, tetapi
juga mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan menjamin produktivitas di
masa depan.
Panen raya HMS 700 di Desa Madurejo ini diharapkan dapat
menjadi contoh nyata bagi daerah lain: sebuah model pengembangan
pertanian yang sukses menggabungkan inovasi, produktivitas, dan
keberlanjutan. Momen
ini menjadi inspirasi untuk masa depan pertanian Indonesia yang lebih cerah!
Editor: SR
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya


Komentar
Posting Komentar