KUNJUNGAN IBU TITIEK SOEHARTO KE TESSO NILO: DORONG PEMULIHAN HABITAT GAJAH DAN PENDEKATAN HUMANIS BAGI MASYARAKAT

Gambar
Riau, 17 Maret 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto bersama Kapolri, Bapak Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Tesso Nilo. Kunjungan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan kawasan konservasi sekaligus menyelamatkan populasi gajah Sumatera yang kian terancam. Rombongan meninjau langsung Camp Elephant Flying Squad serta Pusat Latihan Gajah di Kabupaten Pelalawan. Kehadiran lintas sektor legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum menjadi simbol kuat sinergi nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kapolri menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh kebijakan Presiden dalam merehabilitasi kawasan Tesso Nilo yang mengalami alih fungsi lahan cukup masif. Dari total sekitar 81 ribu hektare, kawasan tersebut ditargetkan dipulihkan agar kembali menjadi habitat alami gajah Sumatera. “Habitat gajah harus dikembalikan agar populasinya dapat berkembang dengan baik,...

IBU TITIEK SOEHARTO SOROTI KESEIMBANGAN KONSERVASI DAN PARIWISATA DI GUNUNG BROMO

Bromo, 12 Desember 2025 — Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto, memimpin langsung kunjungan kerja Komisi IV ke Kantor Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) serta kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap pengelolaan kawasan konservasi dan pengembangan pariwisata berbasis keberlanjutan.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ibu Titiek Soeharto bersama rombongan Komisi IV meninjau berbagai aspek pengelolaan taman nasional, mulai dari perlindungan ekosistem, pengaturan aktivitas wisata, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian kawasan. Perhatian juga diarahkan pada potensi pengembangan agrowisata sebagai alternatif penguatan ekonomi masyarakat sekitar yang tetap berpijak pada prinsip perlindungan lingkungan.

Sebagai wujud nyata sinergi antara pelestarian alam dan pemeliharaan tradisi budaya, Komisi IV DPR RI mendukung program budidaya bunga Edelweiss di kawasan TNBTS. Ibu Titiek Soeharto memimpin langsung kegiatan penanaman Edelweiss jenis Anaphalis longifolia di kawasan Cemoro Lawang, salah satu titik strategis di TNBTS.

Kegiatan penanaman tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem pegunungan sekaligus melestarikan kearifan lokal masyarakat Tengger. Edelweiss dikenal sebagai tanaman khas dataran tinggi yang hanya tumbuh di kawasan pegunungan dan memiliki nilai simbolik penting dalam tradisi adat setempat.

Ibu Titiek Soeharto menyampaikan bahwa Edelweiss merupakan bunga khas pegunungan yang memiliki daya tahan tinggi dan nilai keindahan yang istimewa. Oleh karena itu, pelestariannya perlu dilakukan secara terencana agar keberadaannya tetap terjaga di habitat alaminya.

“Tanam Edelweiss itu memang indah sekali. Bunga yang tumbuh hanya di ketinggian, di gunung-gunung dengan ketinggian 1.300-an (mdpl). Dan itu bunga forever (bunga abadi), tidak bakal layu,” - Ibu Titiek Soeharto

Penanaman Edelweiss ini juga memiliki nilai strategis ganda. Selain berfungsi sebagai langkah konservasi, budidaya tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bunga untuk keperluan ritual adat masyarakat Tengger, sehingga praktik pengambilan Edelweiss liar di zona inti taman nasional dapat diminimalkan.

Ibu Titiek Soeharto menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pemanfaatan kawasan wisata. Gunung Bromo tidak hanya memiliki nilai strategis sebagai destinasi wisata nasional dan internasional, tetapi juga sebagai kawasan ekologis yang harus dijaga keberlanjutannya secara serius dan berjangka panjang.

Selain itu, kunjungan kerja ini menjadi momentum bagi Komisi IV DPR RI untuk menyerap aspirasi pengelola TNBTS dan masyarakat sekitar terkait tantangan di lapangan, termasuk pengelolaan wisata massal, pelestarian alam, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan ekonomi yang ramah lingkungan.

Melalui kunjungan ini, Ibu Titiek Soeharto berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola taman nasional, dan masyarakat lokal, sehingga kawasan Gunung Bromo dapat terus berkembang sebagai destinasi unggulan yang lestari, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi generasi mendatang.

Editor: NS




Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA

LAYAK KAH BAPAK SOEHARTO MENDAPAT GELAR PAHLAWAN? BERIKUT PERJUANGANNYA