PENGUATAN BENIH IKAN UNGGUL SLEMAN: Langkah Strategis Menuju Swasembada Pangan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pada 6 November 2025, Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB) yang berlokasi di Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi IV, Ibu Titiek Soeharto, didampingi anggota Komisi IV dengan fokus mendiskusikan penguatan sistem produksi benih ikan unggul untuk mendukung efisiensi dan daya saing budidaya perikanan nasional.
Mengapa Sleman Menjadi Fokus?
Kabupaten Sleman di DIY disebut sebagai sentra produksi ikan air tawar yang signifikan. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Tb Haeru Rahayu, menyebut bahwa DIY memiliki produksi ikan air tawar yang luar biasa, dan sekitar 56% dari produksi DIY tersebut berasal dari Sleman.
Lebih lanjut, Sleman juga tengah melakukan riset pemuliaan induk ikan nila agar menghasilkan bibit yang lebih cepat tumbuh, efisien dalam pakan, dan tahan penyakit. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan benih bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas benih dan produktivitas budidaya.
Dalam kunjungan tersebut, beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:
Sektor budidaya perikanan harus menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional, khususnya di tengah tantangan krisis pangan global. Ketua Komisi IV Ibu Titiek Soeharto, menegaskan bahwa ikan adalah sumber protein hewani dan asam lemak omega‐3 yang penting untuk generasi yang lebih sehat dan cerdas.
Komisi IV mendorong agar KKP bersama pemerintah provinsi dan daerah serta institusi terkait seperti Badan Gizi Nasional memasukkan menu ikan dalam program nasional seperti “Makan Bergizi Gratis (MBG)”.
Komitmen dukungan dari sisi regulasi, anggaran, kelembagaan, dan kemitraan untuk memperkuat budidaya perikanan nasional.
Pemerintah daerah (Pemkab Sleman), melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Makwan, menyambut baik dan menegaskan bahwa Sleman sangat strategis untuk pengembangan ikan darat karena potensi konsumsi lokal besar (1,2 juta jiwa penduduk + 300.000 mahasiswa/anak kos) dan tumbuhnya UMKM perikanan.
Rombongan Komisi IV juga mendiskusikan bentuk-bantuan fisik dan peningkatan SDM: seperti bantuan bioflok, mesin pencetak pakan, excavator, hingga pelatihan untuk petani ikan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar