KOMISI IV DPR RI DESAK PEMBENAHAN TATA KELOLA HUTAN DAN PERCEPATAN SERAPAN ANGGARAN KEMENHUT

Gambar
Jakarta, 20 Mei 2026  — Komisi IV DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Kehutanan untuk membahas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2025, serta progres pelaksanaan anggaran tahun 2026. Rapat yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, yakni Ibu Titiek Soeharto dan dihadiri Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni beserta jajaran kementerian. Dalam pembukaan rapat, Ibu Titiek Soeharto menegaskan bahwa dokumen Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) BPK menjadi instrumen penting untuk mengevaluasi tata kelola pemerintahan di sektor kehutanan. “BPK tidak hanya menilai aspek administratif, tetapi juga kebijakan negara dalam menjaga pelestarian hutan sebagai sumber daya strategis nasional dan pembangunan berkelanjutan,” - Ibu Titiek Soeharto Ibu Titiek Soeharto menyoroti sejumlah catatan penting dalam pengelolaan kehutanan, mulai dari pergantian peta indikatif perhutanan sosi...

PENGUATAN BENIH IKAN UNGGUL SLEMAN: Langkah Strategis Menuju Swasembada Pangan


Pada 6 November 2025, Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB) yang berlokasi di Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi IV, Ibu Titiek Soeharto, didampingi anggota Komisi IV dengan fokus mendiskusikan penguatan sistem produksi benih ikan unggul untuk mendukung efisiensi dan daya saing budidaya perikanan nasional.

Mengapa Sleman Menjadi Fokus?

Kabupaten Sleman di DIY disebut sebagai sentra produksi ikan air tawar yang signifikan. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Tb Haeru Rahayu, menyebut bahwa DIY memiliki produksi ikan air tawar yang luar biasa, dan sekitar 56% dari produksi DIY tersebut berasal dari Sleman. 

Lebih lanjut, Sleman juga tengah melakukan riset pemuliaan induk ikan nila agar menghasilkan bibit yang lebih cepat tumbuh, efisien dalam pakan, dan tahan penyakit.  Hal ini menunjukkan bahwa penguatan benih bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas benih dan produktivitas budidaya.

Dalam kunjungan tersebut, beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

  • Sektor budidaya perikanan harus menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional, khususnya di tengah tantangan krisis pangan global. Ketua Komisi IV Ibu Titiek Soeharto, menegaskan bahwa ikan adalah sumber protein hewani dan asam lemak omega‐3 yang penting untuk generasi yang lebih sehat dan cerdas.

  • Komisi IV mendorong agar KKP bersama pemerintah provinsi dan daerah serta institusi terkait seperti Badan Gizi Nasional memasukkan menu ikan dalam program nasional seperti “Makan Bergizi Gratis (MBG)”.

  • Komitmen dukungan dari sisi regulasi, anggaran, kelembagaan, dan kemitraan untuk memperkuat budidaya perikanan nasional.

  • Pemerintah daerah (Pemkab Sleman), melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Makwan, menyambut baik dan menegaskan bahwa Sleman sangat strategis untuk pengembangan ikan darat karena potensi konsumsi lokal besar (1,2 juta jiwa penduduk + 300.000 mahasiswa/anak kos) dan tumbuhnya UMKM perikanan.

  • Rombongan Komisi IV  juga mendiskusikan bentuk-bantuan fisik dan peningkatan SDM: seperti bantuan bioflok, mesin pencetak pakan, excavator, hingga pelatihan untuk petani ikan. 


Kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Sleman menegaskan bahwa penguatan benih ikan unggul bukan hanya soal budidaya semata, namun juga soal bagaimana perikanan air tawar bisa menjadi bagian dari strategi swasembada pangan nasional. Dengan Sleman sebagai salah satu titik sentral, upaya ini membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi lokal, peningkatan gizi masyarakat, dan penguatan kedaulatan pangan.

Editor: YT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA