IBU TITIEK SOEHARTO TURUN LANGSUNG KE SULAWESI UTARA, KAWAL REVISI UU KEHUTANAN DAN TINJAU KAWASAN HUTAN TAMBANG

Gambar
MINAHASA UTARA – Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto, memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Provinsi Sulawesi Utara pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi legislasi DPR RI dalam mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Kedatangan rombongan Komisi IV DPR RI di Sulawesi Utara disambut oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda. Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi DPR RI untuk menyerap aspirasi langsung dari daerah guna memperkaya pembahasan revisi regulasi kehutanan yang tengah berlangsung. Rangkaian kegiatan diawali dengan forum jaring pendapat yang mempertemukan Komisi IV DPR RI dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kehutanan di wilayah Sulawesi Utara. Forum yang berlangsung di kawasa...

PENINJAUAN & PEMBUKAAN PROGRAM BEDAH RUMAH DI BANTUL, IBU TITIEK SOEHARTO SAMPAIKAN APRESIASI UNTUK PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO

04 Juni 2026 - Ibu Titiek Soeharto selaku Ketua Komisi IV DPR RI membersamai Menteri Dalam Negeri Bapak Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Bapak Maruarar Sirait meninjau langsung Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Srimulyo Kabupaten Bantul, DIY. Bantuan program BSPS di DIY merupakan usul dari Ibu Titiek Soeharto kepada Pemerintah pusat. Hal ini menunjukkan bahwa peran Ibu Titiek Soeharto sebagai wakil rakyat DIY sangat berharga karena senantiasa berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil.

“Banyak sekali keluhan masyarakat bahwa rumahnya tidak layak huni, dan saya lihat sendiri. Gentengnya kalau hujan bocor, dindingnya dari gedek, kalau toh dari bata sudah mau ambruk, tanah dan lantainya dari tanah yang lembab. Mereka berharap sekali rumahnya diperbaiki, dan alhamdulillah ada program BSPS ini sangat membantu sekali, tidak hanya memperbaiki rumah.” Ucap Ibu Titiek Soeharto

Rombongan meninjau langsung kondisi fisik rumah salah satu warga penerima bantuan. Rumah tersebut telah berdiri sejak tahun 1984 (42 tahun) akan tetapi, diketahui masih berdinding anyaman bambu yang telah lapuk serta beralaskan lantai tanah. Penerima bantuan tersebut juga telah terdata resmi dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Jadi, Pak Ara (Menteri PKP Maruarar Sirait) sudah mengalokasikan 15.000 unit untuk daerah perbatasan. Ada lebih dari 40 kabupaten perbatasan yang selama ini mungkin jarang tersentuh,” Kata Bapak Tito Karnavian.

 

Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan bantuan program bedah rumah sebanyak 3.000 rumah. selain meninjau langsung rumah tidak layak huni di Kabupaten Bantul, rombongan menteri juga menyempatkan diri berdialog secara virtual dengan sejumlah penerima bantuan BSPS di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta lainnya.

Menteri Dalam Negeri Bapak Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program perumahan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Bapak Maruarar Sirait juga menyampaikan bahwa program perumahan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Saya selaku anggota dewan, selaku wakil rakyat DIY mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto yang senantiasa memperhatikan rakyat kecil.” Ucap Ibu Titiek Soeharto

Selain apresiasi untuk Bapak Presiden, Ibu Titiek Soeharto ditemani Mendagri Bapak Tito dan Menteri PKP Bapak Maruarar membuka langsung dimulainya 3.000 rumah yang akan dibedah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Peninjauan bantuan BSPS selesai, Ibu Titiek Soeharto melanjutkan untuk mengikuti Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan Dan Rumah Subsidi di Gelora Prapto Raharjo, Kelurahan Srimulyo Kabupaten Bantul, DIY.  Ibu Titiek menyampaikan bahwa semua orang tidak luput mempunyai keinginan rumah sendiri, penghasilan yang cukup, pekerjaan yang baik untuk bisa memenuhi keperluan keluarga.  

Ibu Titiek Soeharto juga kembali mengatakan bahwa saat ini terdapat bantuan Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) dan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat yang sedang berjuang untuk memiliki rumah sendiri.

“Pada kesempatan kali ini saya menyampaikan apresiasi kepada presiden republik Indonesia Bapak Prabowo subianto yang terus mendorong berbagai kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan.” Kata Ibu Titiek Soeharto.

Editor : TM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA