IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI AGENDA BAPAK PRESIDEN PRABOWO DI JAWA TIMUR, DARI KOPERASI DESA HINGGA PANEN JAGUNG

Gambar
Jawa Timur, 16 Mei 2026 -  Bapak Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik saat menghadiri peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Dalam pidatonya, Bapak Prabowo Subianto beberapa kali melontarkan candaan kepada para menteri hingga Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Titiek Soeharto yang turut hadir dalam acara tersebut.  Momen itu bermula ketika Bapak Prabowo Subianto menyinggung soal melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dengan gaya santainya, Bapak Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak terlalu khawatir dan sempat menunjuk Menteri Keuangan Bapak Purbaya Yudhi Sadewa sambil bercanda. Source: Kemhan RI Tak berhenti di situ, Bapak Prabowo kemudian melempar candaan kepada Ibu Titiek Soeharto yang disebut sering bepergian ke luar negeri.  Candaan tersebut langsung disambut gelak tawa para tamu undangan, sementara Ibu Titiek Soeharto hanya tersenyum mendengar gurauan Bapak Presiden. Selain Ibu Titi...

IBU ITIEK SOEHARTO HADIRI PANEN RAYA KEDELAI TNI AL DI NGANJUK, DORONG PERCEPATAN SWASEMBADA PANGAN NASIONAL

Nganjuk, 14 Mei 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto, menghadiri kegiatan Panen Raya Kedelai Ketahanan Pangan TNI AL Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mempercepat target swasembada kedelai di Indonesia.

Panen raya turut dihadiri Panglima TNI, Bapak Agus Subiyanto, Menteri Pertanian, Bapak Andi Amran Sulaiman, jajaran TNI Angkatan Laut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan aparat menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan panen dilaksanakan di lahan seluas 100 hektare, sementara total area tanam kedelai di Kecamatan Wilangan mencapai sekitar 400 hektare. Adapun program pengembangan kedelai di Kabupaten Nganjuk saat ini tersebar di tiga kecamatan dengan total luas lahan mencapai 2.300 hektare.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Titiek Soeharto mengapresiasi keterlibatan TNI Angkatan Laut dalam mendampingi para petani, mulai dari proses penanaman hingga panen. Menurutnya, produktivitas kedelai di wilayah Wilangan menunjukkan hasil yang positif dengan capaian lebih dari 2 ton per hektare, melampaui rata-rata nasional yang berada di kisaran 1,7 ton per hektare.

Beliau menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar terkait ketergantungan impor kedelai. Kebutuhan kedelai nasional saat ini mencapai sekitar 2,6 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan secara optimal. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, TNI, akademisi, dan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat terwujudnya swasembada kedelai nasional.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Bapak Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memperkuat pengembangan kedelai nasional melalui bantuan benih unggul dan alat mesin pertanian. Pada kegiatan tersebut, Kementerian Pertanian mengalokasikan bantuan benih kedelai untuk pengembangan lahan seluas 2.000 hektare di Kabupaten Nganjuk serta bantuan lima unit hand tractor guna mendukung mekanisasi pertanian modern.

Panglima TNI, Bapak Agus Subiyanto juga menegaskan komitmen TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional, termasuk melalui pemanfaatan lahan tidur milik TNI dan pemerintah daerah untuk budidaya kedelai. Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di berbagai daerah potensial di Indonesia guna mengurangi ketergantungan impor pangan strategis.

Selain panen raya, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial dan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. Ratusan warga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, cek gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta bantuan sembako bagi kelompok tani setempat.

Panen Raya Kedelai Ketahanan Pangan TNI AL Tahun 2026 di Nganjuk diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kemandirian pangan nasional serta mendorong terbangunnya kolaborasi pertanian berkelanjutan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat di sektor pangan.

Editor: AF

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA