IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI AGENDA BAPAK PRESIDEN PRABOWO DI JAWA TIMUR, DARI KOPERASI DESA HINGGA PANEN JAGUNG
JAKARTA, 18 April 2026 – Riuh rendah Stadion Baseball Gelora Bung Karno (GBK) Senayan berubah menjadi khidmat dan sakral. Di tengah ribuan masyarakat yang memadati area Pasar Rakyat, tampak kehadiran Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto, Bapak Listyo Sigit Prabowo dan Jajaran Anggota lainnya yang turut larut dalam kemeriahan Hari Ulang Tahun ke-14 PT Pupuk Indonesia.
Kehadiran Ibu Titiek Soeharto malam itu menjadi magnet
tersendiri. Mengenakan busana yang elegan namun tetap bersahaja, beliau hadir
untuk mengapresiasi pelestarian budaya melalui Pagelaran Wayang Kulit Semalam Tuntas.
Acara yang mengangkat lakon "Wahyu Makuthoromo" ini bukan
sekadar hiburan, melainkan simbol sinergi antara BUMN dan rakyat dalam menjaga
warisan leluhur.
Suasana semakin semarak saat tiga dalang ternama Ki Sigid Ariyanto, S.Sn, Ki Sri Kuncoro, dan Prof. Dr. KPH. Yanto S.K., S.H., M.H. mulai
memainkan jemarinya di balik layar kelir. Lakon "Wahyu Makuthoromo"
yang dibawakan memberikan pesan mendalam mengangkat nilai kepemimpinan yang
mengayomi dan kearifan budaya bangsa. sebuah nilai yang tampak sejalan dengan
semangat pengabdian Ibu Titiek Soeharto sebagai wakil rakyat.
Di sela-sela acara, Ibu Titiek tampak menikmati interaksi
dengan warga yang hadir di Pasar Rakyat. Sambil menyaksikan kepiawaian sang
dalang, beliau sesekali berbincang hangat dengan jajaran direksi Pupuk
Indonesia dan tokoh masyarakat lainnya.
Bagi Ibu Titiek, pagelaran ini bukan sekadar seremoni
ulang tahun perusahaan. Ini adalah bukti nyata bahwa di tengah modernitas
Jakarta, denyut nadi kebudayaan Jawa tetap berdetak kencang dan mampu
menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu semangat kebersamaan. Malam
itu, Stadion Baseball GBK tidak hanya menjadi saksi perjalanan 14 tahun PT
Pupuk Indonesia, tetapi juga menjadi panggung indahnya kemanunggalan pemimpin,
rakyat, dan budaya.
Editor: SR
Komentar
Posting Komentar