IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI AGENDA BAPAK PRESIDEN PRABOWO DI JAWA TIMUR, DARI KOPERASI DESA HINGGA PANEN JAGUNG
Rabu, 22 April 2026, Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto, tiba di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka menghadiri kegiatan pembekalan bagi taruna di Akademi Militer Magelang, yang dilaksanakan pada 23 April 2026. Kedatangannya di Bandara Adisutjipto disambut langsung oleh Danrem 072/Pamungkas, Bapak Yuniar Dwi Hantono, bersama jajaran pejabat terkait. Penyambutan tersebut menjadi awal kegiatan yang berfokus pada penguatan wawasan kebangsaan dan isu strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya alam.
Kamis, 23 April 2026, Ibu Titiek Soeharto melanjutkan kegiatan di Akademi Militer Magelang. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Akademi Militer (AKMIL), Bapak Mayjen TNI Rano Tilaar, menerima langsung kehadiran Ibu Titiek Soeharto bersama anggota dan staf Komisi IV DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Titiek Soeharto memberikan pembekalan kepada Taruna Akademi TNI Tingkat III yang hadir secara langsung, serta Taruna Akademi Kepolisian Tingkat III yang mengikuti kegiatan secara daring. Kegiatan berlangsung di Gedung Moch Lily Rochli dengan mengangkat tema “Kedaulatan Pangan dan Penguasaan Sumber Daya Alam sebagai Kompartemen Strategis Pertahanan dan Stabilitas Nasional.”
Dalam paparannya, Ibu Titiek Soeharto menekankan bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi isu sektor pertanian semata, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dari sistem pertahanan negara. Ibu Titiek Soeharto mengingatkan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, krisis pangan, dan dinamika geopolitik dapat berdampak langsung terhadap stabilitas nasional.
“Ketahanan pangan dan penguasaan sumber daya alam merupakan elemen strategis yang harus dipahami oleh para calon pemimpin bangsa. Ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga menyangkut kedaulatan dan keberlangsungan negara.” - Ibu Titiek Soeharto
Lebih lanjut, Ibu Titiek Soeharto juga menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya para taruna, dalam menghadapi kompleksitas tantangan masa depan. Menurutnya, selain memiliki kemampuan teknis dan militer, taruna juga harus dibekali dengan wawasan strategis, kemampuan analisis, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.
“Taruna harus memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, berpikir kritis, dan mampu membaca situasi global agar dapat mengambil keputusan yang tepat bagi kepentingan bangsa.” - Ibu Titiek Soeharto
Kunjungan tersebut tidak hanya diisi dengan sesi ceramah, tetapi juga dilanjutkan dengan interaksi dan jamuan makan siang bersama para taruna di Rukan Husein Akademi Militer. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat dalam kegiatan tersebut, mencerminkan upaya membangun kedekatan antara pemangku kebijakan dan calon pemimpin masa depan.
Melalui kegiatan ini, Ibu Titiek Soeharto berharap para taruna dapat memahami bahwa isu pangan dan sumber daya alam merupakan bagian integral dari pertahanan negara. Ia juga mendorong agar nilai-nilai kepemimpinan, integritas, dan pengabdian terus ditanamkan sejak dini dalam proses pendidikan militer dan kepolisian.
Rangkaian kunjungan kerja ini menjadi wujud komitmen Komisi IV DPR RI dalam memperkuat sinergi antara sektor pertahanan, pangan, dan pengelolaan sumber daya alam sebagai fondasi utama ketahanan nasional.
EDITOR: NS
Komentar
Posting Komentar