IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI AGENDA BAPAK PRESIDEN PRABOWO DI JAWA TIMUR, DARI KOPERASI DESA HINGGA PANEN JAGUNG
Labuan
Bajo, 25 April 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto, melakukan
kunjungan kerja ke kawasan KNMP Warloka dan Gudang Bulog Labuan Bajo, Kabupaten
Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi
pengawasan DPR RI terhadap implementasi kebijakan ketahanan pangan nasional
sekaligus peninjauan langsung kondisi lapangan di wilayah pesisir dan
distribusi logistik pangan.
Kunjungan tersebut merupakan rangkaian agenda kerja di Labuan Bajo pada 24–25 April 2026 sebagaimana diinformasikan melalui kanal resmi pemerintah daerah Manggarai Barat. Agenda ini melibatkan peninjauan sektor strategis yang berkaitan dengan ketersediaan pangan dan pengembangan potensi daerah berbasis kelautan.
Dalam
kunjungan ke kawasan KNMP Warloka, Ibu Titiek Soeharto bersama rombongan
meninjau potensi pengembangan wilayah pesisir yang dinilai memiliki peran
penting dalam mendukung ketahanan pangan berbasis sumber daya laut. Kawasan ini
juga menjadi titik strategis dalam penguatan ekonomi masyarakat lokal melalui
sektor perikanan dan kelautan.
“Kita melihat langsung bahwa wilayah pesisir seperti Warloka memiliki potensi besar yang perlu didorong secara berkelanjutan. Ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara menyeluruh.” Ujar Ibu Titiek Soeharto di sela kunjungan.
Selain meninjau potensi kelautan, rombongan juga berdialog dengan pemangku kepentingan setempat terkait berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari akses infrastruktur, distribusi hasil perikanan, hingga dukungan program pemerintah yang tepat sasaran.
Kunjungan
kemudian dilanjutkan ke Gudang Bulog Labuan Bajo. Dalam peninjauan tersebut, Ibu
Titiek Soeharto memastikan kesiapan cadangan beras pemerintah serta sistem
distribusi logistik pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya daerah
kepulauan yang memiliki tantangan geografis.
Dalam
keterangannya, Ibu Titiek Soeharto menegaskan pentingnya peran Perum Bulog
sebagai stabilisator pangan nasional. “Ketersediaan dan distribusi pangan
harus benar-benar terjaga, terutama di wilayah seperti NTT. Bulog harus mampu
memastikan stok aman dan harga tetap stabil bagi Masyarakat.” Tegas Ibu
Titiek Soeharto.
Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap yang sebelumnya disampaikan Ibu Titiek Soeharto dalam berbagai kesempatan resmi, di mana beliau mendorong penguatan cadangan pangan nasional sebagai langkah strategis menghadapi potensi krisis global akibat perubahan iklim dan gangguan rantai pasok. Beliau juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN pangan dalam menjaga stabilitas pangan.
Peninjauan
ini sekaligus menjadi upaya untuk memperoleh gambaran langsung terkait kondisi
riil di lapangan, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran
dan adaptif terhadap kebutuhan daerah. Dengan melihat langsung kesiapan
infrastruktur logistik dan potensi sumber daya lokal, DPR RI diharapkan dapat
mendorong kebijakan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Kunjungan
kerja ini menegaskan komitmen DPR RI, khususnya Komisi IV, dalam mengawal
ketahanan pangan nasional dari hulu hingga hilir, termasuk memastikan bahwa
wilayah-wilayah strategis seperti Manggarai Barat mendapatkan perhatian yang
memadai dalam pembangunan sektor pangan dan kelautan.
Dengan
potensi besar yang dimiliki wilayah pesisir seperti Warloka serta dukungan
sistem logistik pangan melalui Bulog, diharapkan upaya penguatan ketahanan
pangan nasional dapat berjalan lebih merata dan berdampak langsung pada
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Editor: AF
Komentar
Posting Komentar