IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI AGENDA BAPAK PRESIDEN PRABOWO DI JAWA TIMUR, DARI KOPERASI DESA HINGGA PANEN JAGUNG

Gambar
Jawa Timur, 16 Mei 2026 -  Bapak Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik saat menghadiri peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Dalam pidatonya, Bapak Prabowo Subianto beberapa kali melontarkan candaan kepada para menteri hingga Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Titiek Soeharto yang turut hadir dalam acara tersebut.  Momen itu bermula ketika Bapak Prabowo Subianto menyinggung soal melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dengan gaya santainya, Bapak Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak terlalu khawatir dan sempat menunjuk Menteri Keuangan Bapak Purbaya Yudhi Sadewa sambil bercanda. Source: Kemhan RI Tak berhenti di situ, Bapak Prabowo kemudian melempar candaan kepada Ibu Titiek Soeharto yang disebut sering bepergian ke luar negeri.  Candaan tersebut langsung disambut gelak tawa para tamu undangan, sementara Ibu Titiek Soeharto hanya tersenyum mendengar gurauan Bapak Presiden. Selain Ibu Titi...

KEJUTAN DI SENAYAN, DOA DI MENTENG: CATATAN HARI ULANG TAHUN IBU TITIEK SOEHARTO


Momen Hangat Mewarnai Akhir Rapat Komisi IV DPR RI

Jakarta, 14 April 2026 – Ibu Titiek Soeharto mendapat kejutan ulang tahun tak terduga dari putranya, Didit Hediprasetyo, yang hadir bersama para anggota dewan dan jajaran menteri. Wajah terkejut Ibu Titiek langsung berganti senyum lebar saat melihat anak dan rekan kerjanya berkumpul membawa kue. Sebagai bentuk syukur, ia memotong tumpeng khusus untuk sang buah hati, lalu membagikan kebahagiaan tersebut lewat potongan kue kepada para mitra kerja yang hadir, mulai dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, hingga Wamen Pertanian Sudaryono.

Kebahagiaan yang bermula di ruang sidang Senayan itu pun berlanjut hingga ke kediaman pribadinya di kawasan Menteng. Dalam suasana yang lebih intim dan sakral, Ibu Titiek merayakan syukuran sederhana bersama keluarga besar Cendana. Rangkaian momen ini seolah menegaskan bahwa di balik ketegasannya memimpin rapat negara, Ibu Titiek Soeharto tetaplah sosok ibu dan saudari yang mengutamakan kehangatan keluarga sebagai sumber kekuatannya.

 




Syukuran Sederhana di Menteng: Momen Hangat Ulang Tahun ke-67

Menteng, Jakarta- Sore itu terasa berbeda diselimuti suasana penuh kehangatan saat merayakan syukuran ulang tahunnya yang ke-67. Jauh dari kesan mewah yang berlebihan, acara ini justru menonjolkan sisi kesederhanaan dan eratnya ikatan keluarga Cendana.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang sarat akan makna. Didampingi oleh kakak sulungnya, Ibu Tutut Soeharto, serta adiknya, Ibu Mamiek Soeharto. Kehadiran putra tunggalnya, Didit Hediprasetyo, menambah lengkap kebahagiaan di hari itu.

Doa Tulus dari Sang Kakak, berubah haru ketika Ibu Tutut Soeharto memberikan sambutan singkat. Dengan nada bicara yang lembut, ia memanjatkan doa terbaik untuk sang adik:

“Semoga diberikan usia yang barokah,  selalu diberikan kesehatan yang prima sehingga  dapat terus memberikan kebaikan membantu serta mengangkat kehidupan masyarakat sebagai wakil rakyat, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.”




Banjir Doa dan Karangan Bunga

Meski acara di dalam rumah berlangsung intim, perhatian dari kolega dan sahabat tetap mengalir deras. Sepanjang Jalan Teuku Umar, ratusan karangan bunga memenuhi area kediaman Ketua Komisi IV DPR RI ini. Ucapan selamat dari berbagai tokoh politik, sahabat, hingga relasi bisnis menjadi bukti nyata dari luasnya jejaring dan apresiasi atas dedikasi Ibu Titiek Soeharto selama ini.

Perayaan ke-67 ini menjadi pengingat bahwa di balik peran publiknya yang besar, Ibu Titiek tetaplah sosok yang menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan kesederhanaan.

 

Editor: SR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA