IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI AGENDA BAPAK PRESIDEN PRABOWO DI JAWA TIMUR, DARI KOPERASI DESA HINGGA PANEN JAGUNG

Gambar
Jawa Timur, 16 Mei 2026 -  Bapak Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik saat menghadiri peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Dalam pidatonya, Bapak Prabowo Subianto beberapa kali melontarkan candaan kepada para menteri hingga Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Titiek Soeharto yang turut hadir dalam acara tersebut.  Momen itu bermula ketika Bapak Prabowo Subianto menyinggung soal melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dengan gaya santainya, Bapak Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak terlalu khawatir dan sempat menunjuk Menteri Keuangan Bapak Purbaya Yudhi Sadewa sambil bercanda. Source: Kemhan RI Tak berhenti di situ, Bapak Prabowo kemudian melempar candaan kepada Ibu Titiek Soeharto yang disebut sering bepergian ke luar negeri.  Candaan tersebut langsung disambut gelak tawa para tamu undangan, sementara Ibu Titiek Soeharto hanya tersenyum mendengar gurauan Bapak Presiden. Selain Ibu Titi...

DPR SOROTI PNBP TN KOMODO Rp100 Miliar, IBU TITIEK SOEHARTO DORONG KEADILAN DAN PENAMBAHAN KUOTA WISATA

24 April 2026, Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Hariyadi, beserta jajaran anggota Komisi IV DPR RI menyoroti dua isu penting dalam pengelolaan Taman Nasional Komodo, yakni ketimpangan pembagian pendapatan negara dan kebijakan pembatasan kuota wisatawan.

Dalam kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Ibu Titiek Soeharto mengungkap adanya keluhan dari pemerintah daerah terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kawasan konservasi tersebut yang mencapai sekitar Rp100 miliar per tahun. Namun, seluruh pendapatan itu justru diserap oleh pemerintah pusat tanpa ada alokasi langsung ke daerah. 

Bupati Manggarai Barat bahkan menegaskan bahwa daerah tidak menerima bagian sama sekali dari PNBP tersebut, meskipun sektor pariwisata Komodo menjadi tulang punggung ekonomi lokal. Kondisi ini dinilai tidak adil karena daerah turut menanggung dampak, seperti pengelolaan sampah dan infrastruktur pendukung wisata.  

Menanggapi hal tersebut, Ibu Titiek Soeharto menyatakan akan membawa aspirasi pemerintah daerah ke tingkat pusat agar ke depan ada skema pembagian yang lebih proporsional dan adil.

Selain isu pendapatan, pembahasan juga menyoroti kebijakan pembatasan jumlah wisatawan di Taman Nasional Komodo. Saat ini, kuota kunjungan ditetapkan sekitar 1.000 wisatawan per hari oleh pemerintah.  

Dalam dialog bersama pelaku pariwisata, Ibu Titiek menyatakan setuju agar kuota tersebut ditinjau ulang dan ditingkatkan secara bertahap. Ibu Titiek menilai angka 1.000 masih terlalu rendah, namun kenaikan tetap harus mempertimbangkan aspek konservasi.


Pelaku wisata sendiri mengusulkan peningkatan kuota hingga 3.000 wisatawan per hari. Meski demikian, Ibu Titiek Soeharto menilai angka tersebut terlalu tinggi untuk diterapkan langsung dan perlu dikaji secara bertahap.  

Wakil Menteri Kehutanan yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyebut bahwa penyesuaian kuota sebenarnya sudah dilakukan dalam beberapa hari tertentu, dengan jumlah kunjungan yang sempat mencapai lebih dari 1.000 wisatawan per hari. Namun, keputusan resmi tetap harus melalui koordinasi dengan kementerian terkait.


Diskusi ini mencerminkan tantangan dalam mengelola kawasan wisata berbasis konservasi seperti Taman Nasional Komodo. Di satu sisi, sektor pariwisata menjadi sumber pendapatan besar dan penggerak ekonomi daerah. Di sisi lain, kelestarian lingkungan tetap harus menjadi prioritas utama.

Pelaku pariwisata menegaskan bahwa mereka tidak menolak pembatasan, namun berharap kebijakan yang diterapkan tetap mendukung keberlangsungan usaha dan kesejahteraan masyarakat lokal. 

Dengan adanya perhatian dari DPR RI, diharapkan ke depan akan tercipta kebijakan yang lebih seimbang, baik dalam hal pembagian pendapatan maupun pengaturan jumlah wisatawan, sehingga manfaat pariwisata dapat dirasakan secara merata tanpa mengorbankan kelestarian alam.


Editor: YT




Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA