HARI PEREMPUAN SEDUNIA 2026: DORONG AKSI NYATA UNTUK HAK DAN KEADILAN PEREMPUAN, IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI FORUM INSPIRATIF
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Jakarta,
10 Maret 2026 – Peringatan Hari Perempuan Sedunia (International Women’s Day)
2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat global untuk memperkuat komitmen
dalam memperjuangkan kesetaraan gender serta perlindungan hak perempuan.
Tahun
ini, peringatan tersebut mengusung tema “Rights, Justice, Action. For All
Women and Girls”, yang menekankan pentingnya memastikan hak perempuan tidak
hanya diakui, tetapi juga dilindungi, ditegakkan, dan diwujudkan melalui
langkah nyata.
Hari
Perempuan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 8 Maret menjadi kesempatan
bagi dunia untuk menghargai kontribusi perempuan di berbagai bidang, mulai dari
sosial, ekonomi, budaya hingga politik, sekaligus mengingatkan bahwa perjuangan
menuju kesetaraan masih terus berlangsung di banyak negara.
Data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bahwa hingga saat ini belum ada negara yang sepenuhnya menutup kesenjangan hukum antara laki-laki dan perempuan. Secara global, perempuan baru memiliki sekitar 64 persen hak hukum yang dimiliki laki-laki. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya hambatan struktural, regulasi yang diskriminatif, serta praktik sosial yang merugikan perempuan dan anak perempuan.
Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2026, sejumlah tokoh nasional, pemimpin perempuan, akademisi, sektor swasta, hingga organisasi internasional berkumpul dalam sebuah forum dialog strategis untuk membahas langkah konkret menuju kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan.
Diskusi
tersebut menyoroti berbagai isu penting, di antaranya penguatan perlindungan
perempuan, pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, peningkatan kualitas
kesehatan masyarakat, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor antara
pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan organisasi internasional.
Forum ini
digagas oleh Farid Nila Moeloek Society bersama perusahaan kesehatan global
Takeda, sebagai ruang dialog yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan
untuk mendorong aksi nyata dalam memperjuangkan hak perempuan dan anak
perempuan di Indonesia.
Dalam
kesempatan tersebut, Ibu Siti Hediati Hariyadi atau Ibu Titiek Soeharto, yang
juga merupakan anggota DPR RI, turut hadir bersama sejumlah tokoh perempuan
inspiratif lainnya. Kehadiran beliau menegaskan pentingnya kolaborasi dan
komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan perempuan serta mendorong peran
perempuan dalam pembangunan nasional.
Ibu
Titiek Soeharto mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan forum tersebut yang
dinilai mampu membuka ruang dialog konstruktif sekaligus memperkuat sinergi
berbagai pihak. Menurutnya, peringatan Hari Perempuan Sedunia tidak hanya
menjadi simbol perayaan, tetapi juga momentum untuk mendorong langkah konkret
dalam menghadirkan keadilan dan kesempatan yang setara bagi seluruh perempuan
di Indonesia.
Momentum
Hari Perempuan Internasional 2026 yang bertepatan dengan bulan Ramadan juga
menghadirkan nilai refleksi dan solidaritas sosial yang semakin kuat. Semangat
kolaborasi dan kepedulian diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kesetaraan
gender serta perlindungan bagi perempuan dan anak perempuan di Indonesia.
Usai
menghadiri forum tersebut, Ibu Titiek Soeharto melanjutkan agenda dengan
menghadiri perayaan ulang tahun Ibu Eno Sigit yang berlangsung dalam suasana
hangat bersama sahabat dan keluarga.
Ibu Eno
Sigit merupakan putri dari Bapak Sigit Harjojudanto, putra sulung Presiden ke-2
Republik Indonesia, Bapak H.M. Soeharto, sehingga beliau merupakan bagian dari
keluarga besar Cendana. Pada tahun 2026, Ibu Eno Sigit genap berusia 52 tahun.
Dalam
berbagai kesempatan sosial, beliau dikenal aktif dalam kegiatan komunitas serta
kerap terlibat dalam jaringan sosial yang mempertemukan berbagai kalangan
profesional dan tokoh masyarakat.
Kehadiran
para tamu undangan dalam perayaan tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan
hari itu, setelah sebelumnya mengikuti forum strategis yang menekankan
pentingnya aksi nyata dalam memperjuangkan hak, keadilan, dan pemberdayaan
perempuan di Indonesia.
Editor: AF
Simak Video: Ibu Titiek Soeharto dalam Peringatan Hari Perempuan Internasional 2026!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar