KUNJUNGAN IBU TITIEK SOEHARTO KE TESSO NILO: DORONG PEMULIHAN HABITAT GAJAH DAN PENDEKATAN HUMANIS BAGI MASYARAKAT

Gambar
Riau, 17 Maret 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto bersama Kapolri, Bapak Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Tesso Nilo. Kunjungan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan kawasan konservasi sekaligus menyelamatkan populasi gajah Sumatera yang kian terancam. Rombongan meninjau langsung Camp Elephant Flying Squad serta Pusat Latihan Gajah di Kabupaten Pelalawan. Kehadiran lintas sektor legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum menjadi simbol kuat sinergi nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kapolri menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh kebijakan Presiden dalam merehabilitasi kawasan Tesso Nilo yang mengalami alih fungsi lahan cukup masif. Dari total sekitar 81 ribu hektare, kawasan tersebut ditargetkan dipulihkan agar kembali menjadi habitat alami gajah Sumatera. “Habitat gajah harus dikembalikan agar populasinya dapat berkembang dengan baik,...

TINJAU PASAR LEGI SOLO, KETUA KOMISI IV DPR RI PASTIKAN STABILITAS HARGA MENJELANG RAMADHAN


Surakarta, 12 Februari 2026 — Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto bersama anggota Komisi IV DPR RI, dan Perum Bulog turun langsung ke pasar Legi Solo untuk mengecek bahan pangan dan berdialog dengan pedagang saat kunjungan spesifik di Pasar Pegi Solo, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah bersama DPR RI dalam rangka memastikan stabilitas pangan jelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Sebagai salah satu pusat distribusi dan perdagangan bahan pokok terbesar di wilayah Solo Raya, Pasar Legi menjadi lokasi strategis untuk melihat kondisi riil harga dan pasokan. Rombongan Komisi IV tiba sejak pagi hari dan langsung berinteraksi dengan pedagang, distributor, serta masyarakat untuk menggali informasi terkait dinamika kebutuhan pokok di pasar.

Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto menyampaikan kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pengecekan langsung yang dilakukan Komisi IV di beberapa daerah di Indonesia.


“Pagi ini kami dari Komisi IV melakukan kunjungan kerja spesifik ke tiga daerah untuk memantau pasar-pasar dan mengecek harga kebutuhan pokok sebelum memasuki bulan Ramadan. Saya ditugaskan memimpin rombongan di Solo, khususnya di Pasar Legi yang merupakan pusat grosir dan pusat sembako di wilayah ini,” - Ibu Titiek Soeharto.

Dari hasil pantauan di lapangan, secara umum harga komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan sebagian besar bahan pangan lainnya masih berada pada kisaran harga stabil.


Komoditas daging sapi, daging ayam, bawang putih, dan bawang merah juga dipastikan masih berada pada harga normal dan pasokannya terjaga. Namun, terdapat peningkatan harga cukup signifikan pada komoditas cabai rawit merah, dari kisaran Rp45.000 menjadi Rp80.000/kg. Kenaikan ini dipicu oleh faktor cuaca, terutama curah hujan tinggi yang memengaruhi produksi dan kualitas hasil panen.


“Hanya cabai rawit merah yang naik signifikan. Kami menduga ini karena intensitas hujan yang tinggi, sehingga banyak petani mengalami kurang bagusnya hasil panen. Harapannya harga bisa segera normal kembali," ujar Ibu Titiek Soeharto.

Namun, Ibu Titiek Soeharto mewanti-wanti pemerintah daerah dan Bulog untuk tetap waspada dan meningkatkan pengawasan distribusi. "Terutama untuk beras dan minyak goreng, penyaluran SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) harus terus diturunkan ke pasar agar tetap terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah,"- Ibu Titiek Soeharto.

Kunjungan langsung Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto bersama Perum BULOG ke Pasar Legi menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang momentum hari besar keagamaan. Meski beberapa komoditas masih relatif stabil, pengawasan distribusi dan langkah antisipatif seperti operasi pasar menjadi penting untuk mencegah gejolak harga yang lebih luas.
 
Secara keseluruhan, peristiwa ini menegaskan perlunya penguatan sistem produksi, distribusi, serta mitigasi risiko pertanian agar ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika pasar.


Editor:YT


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA

LAYAK KAH BAPAK SOEHARTO MENDAPAT GELAR PAHLAWAN? BERIKUT PERJUANGANNYA