IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI AGENDA BAPAK PRESIDEN PRABOWO DI JAWA TIMUR, DARI KOPERASI DESA HINGGA PANEN JAGUNG

Gambar
Jawa Timur, 16 Mei 2026 -  Bapak Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik saat menghadiri peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Dalam pidatonya, Bapak Prabowo Subianto beberapa kali melontarkan candaan kepada para menteri hingga Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Titiek Soeharto yang turut hadir dalam acara tersebut.  Momen itu bermula ketika Bapak Prabowo Subianto menyinggung soal melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dengan gaya santainya, Bapak Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak terlalu khawatir dan sempat menunjuk Menteri Keuangan Bapak Purbaya Yudhi Sadewa sambil bercanda. Source: Kemhan RI Tak berhenti di situ, Bapak Prabowo kemudian melempar candaan kepada Ibu Titiek Soeharto yang disebut sering bepergian ke luar negeri.  Candaan tersebut langsung disambut gelak tawa para tamu undangan, sementara Ibu Titiek Soeharto hanya tersenyum mendengar gurauan Bapak Presiden. Selain Ibu Titi...

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU INDUSTRI BAWANG MERAH DI BREBES, DORONG EKSPOR DAN PENGUATAN FASILITAS PETANI

Source : Ranahpesisir.com

Senin, 23 Februari 2026 — Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Titiek Soeharto, melakukan kunjungan kerja spesifik masa reses ke sentra industri bawang merah di Kabupaten Brebes, tepatnya PT. Sinergi Brebes Inovatif yang berlokasi di Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari.


Dalam kunjungan tersebut, Ibu Titiek Soeharto bersama rombongan anggota Komisi IV melihat langsung proses produksi bawang merah Brebes yang telah diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti bawang goreng dan pasta bawang merah.


“Ternyata bawang merah kita hasilnya sudah melimpah dan sudah bisa ekspor ke Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Alhamdulillah kita bisa ekspor. Tadi petaninya bilang bahwa modalnya Rp 140 juta per hektar, hasilnya bisa mencapai Rp 350 juta. Jadi untungnya besar sekali,” - Ibu Titiek Soeharto.


Tak hanya dijual dalam bentuk mentah, bawang merah Brebes kini telah diproses menjadi produk jadi yang mampu menembus pasar internasional. Salah satunya adalah pasta bawang merah yang diekspor hingga Arab Saudi untuk kebutuhan industri bumbu dan konsumsi jemaah Indonesia di sana. 



Menurut Ibu Titiek, stabilitas harga bawang merah saat ini cukup terjaga karena permintaan pasar yang terus ada. Bahkan jika terjadi surplus produksi, kelebihan pasokan dapat diserap oleh pasar ekspor.


“Ini menunjukkan prospek bawang merah Indonesia sangat bagus. Pasarnya selalu ada, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” - Ibu Titiek Soeharto.


Ibu Titiek Soeharto berharap keberhasilan Brebes sebagai sentra bawang merah dapat menjadi model pengembangan bagi daerah lain di Indonesia. Dengan perluasan sentra produksi, beliau optimistis nilai ekspor komoditas hortikultura nasional bisa semakin meningkat.


Dalam dialog dengan para petani, Komisi IV juga menyerap aspirasi terkait kebutuhan yang masih mendesak, seperti pembangunan cold storage, ketersediaan pupuk, serta penyediaan bibit bawang merah berkualitas.


“Kami datang kesini ingin menanyakan langsung kepada petani apa saja yang masih dibutuhkan. Mereka masih memerlukan cold storage, pupuk, serta bibit. Ini menjadi perhatian kami,” - Ibu Titiek soeharto.


Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, bersama Wakil Bupati Wurja, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Brebes Dr Tahroni, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes.


Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Brebes sebagai lumbung bawang merah nasional sekaligus mendorong Indonesia menjadi pemain utama ekspor bawang merah olahan di kawasan regional dan global.


Editor: YT






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

IBU TITIEK SOEHARTO TINJAU BALAI SAYURAN LEMBANG, TEKANKAN KUNCI KEMANDIRIAN BENIH UNTUK SWASEMBADA BAWANG PUTIH

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA