KUNJUNGAN IBU TITIEK SOEHARTO KE TESSO NILO: DORONG PEMULIHAN HABITAT GAJAH DAN PENDEKATAN HUMANIS BAGI MASYARAKAT

Gambar
Riau, 17 Maret 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto bersama Kapolri, Bapak Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Tesso Nilo. Kunjungan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan kawasan konservasi sekaligus menyelamatkan populasi gajah Sumatera yang kian terancam. Rombongan meninjau langsung Camp Elephant Flying Squad serta Pusat Latihan Gajah di Kabupaten Pelalawan. Kehadiran lintas sektor legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum menjadi simbol kuat sinergi nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kapolri menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh kebijakan Presiden dalam merehabilitasi kawasan Tesso Nilo yang mengalami alih fungsi lahan cukup masif. Dari total sekitar 81 ribu hektare, kawasan tersebut ditargetkan dipulihkan agar kembali menjadi habitat alami gajah Sumatera. “Habitat gajah harus dikembalikan agar populasinya dapat berkembang dengan baik,...

IBU TITIEK SOEHARTO DUKUNG INTEGRASI PENGELOLAAN LERENG GUNUNG SLAMET DALAM KUNJUNGAN KERJA DI TEGAL


Senin malam, 23 Februari 2026, Ibu Titiek Soeharto melaksanakan kunjungan kerja reses bersama rombongan Komisi IV DPR RI di wilayah Tegal. Kunjungan tersebut diterima oleh Bupati Tegal beserta jajaran pemerintah daerah, unsur kepolisian, serta para pemangku kepentingan di bidang kehutanan dan lingkungan hidup.

Pertemuan ini secara khusus membahas upaya integrasi pengelolaan kawasan lereng Gunung Slamet lintas kabupaten sebagai langkah strategis untuk memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi. Pemerintah daerah menilai penguatan tata kelola kawasan hulu sangat mendesak, terutama pasca banjir bandang yang pernah melanda kawasan wisata Guci dan berdampak pada infrastruktur serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam forum tersebut, Bupati Tegal menekankan pentingnya sinergi jangka panjang antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk integrasi kebijakan pengelolaan lereng gunung, dukungan pembentukan kawasan konservasi, serta penguatan sistem peringatan dini berbasis teknologi untuk keselamatan masyarakat dan wisatawan.

Menanggapi hal tersebut, Ibu Titiek Soeharto menyampaikan keprihatinan atas berbagai bencana yang terjadi di kawasan lereng Gunung Slamet, khususnya di wilayah Guci. Ia menegaskan bahwa kunjungan kerja ini menjadi momentum untuk menginisiasi diskusi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna merumuskan strategi penanganan, rehabilitasi, serta penguatan mitigasi bencana secara terpadu agar kejadian serupa dapat diminimalisasi di masa mendatang.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi di Guci. Kehadiran kami melalui kunjungan kerja ini sekaligus untuk menginisiasi diskusi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna merumuskan strategi penanganan, rehabilitasi, serta penguatan mitigasi agar kejadian serupa dapat diminimalisasi di masa mendatang," - Ibu Titiek Soeharto 

Selain itu, pembahasan juga mencakup aspek teknis pengelolaan kawasan, seperti penguatan konservasi hutan, reboisasi, pengelolaan sumber mata air panas, hingga penataan kawasan wisata di lereng Gunung Slamet agar tetap memperhatikan keseimbangan ekologis dan keselamatan pengunjung.

Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Ibu Titiek Soeharto dalam mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait, guna mewujudkan pengelolaan lereng Gunung Slamet yang terintegrasi, berkelanjutan, serta tangguh menghadapi risiko bencana di wilayah Tegal dan sekitarnya.

Editor: NS


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA

LAYAK KAH BAPAK SOEHARTO MENDAPAT GELAR PAHLAWAN? BERIKUT PERJUANGANNYA