IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI AGENDA BAPAK PRESIDEN PRABOWO DI JAWA TIMUR, DARI KOPERASI DESA HINGGA PANEN JAGUNG

Gambar
Jawa Timur, 16 Mei 2026 -  Bapak Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik saat menghadiri peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Dalam pidatonya, Bapak Prabowo Subianto beberapa kali melontarkan candaan kepada para menteri hingga Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Titiek Soeharto yang turut hadir dalam acara tersebut.  Momen itu bermula ketika Bapak Prabowo Subianto menyinggung soal melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dengan gaya santainya, Bapak Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak terlalu khawatir dan sempat menunjuk Menteri Keuangan Bapak Purbaya Yudhi Sadewa sambil bercanda. Source: Kemhan RI Tak berhenti di situ, Bapak Prabowo kemudian melempar candaan kepada Ibu Titiek Soeharto yang disebut sering bepergian ke luar negeri.  Candaan tersebut langsung disambut gelak tawa para tamu undangan, sementara Ibu Titiek Soeharto hanya tersenyum mendengar gurauan Bapak Presiden. Selain Ibu Titi...

WUJUDKAN KEMANDIRIAN PANGAN, KOMISI IV DPR RI DORONG MODERNISASI HORTIKULTURA DI BOGOR

 


BOGOR, 22 Januari 2026 – Langkah besar menuju kemandirian pangan nasional semakin diperkuat di awal tahun 2026. Balai Besar Standardisasi Instrumen Mekanisasi Pertanian (BRMP) Perkebunan turut mendampingi Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di kawasan BRMP Hortikultura, Bogor.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk menunjukkan sejauh mana inovasi pertanian kita telah berkembang. Berikut adalah poin-poin utama dari pertemuan strategis tersebut:

Inovasi Hilirisasi yang Memukau

Dalam pertemuan tersebut, berbagai produk hilirisasi unggulan dipamerkan. Fokusnya jelas: nilai tambah. Produk olahan tanaman hortikultura yang ditampilkan membuktikan bahwa hasil bumi Indonesia tidak hanya dijual mentah, tetapi mampu diolah menjadi produk bernilai tinggi melalui sentuhan teknologi.

Pusat Modernisasi Pertanian Masa Depan

Sesuai dengan amanat Permentan No. 02 dan No. 10 Tahun 2025, BRMP Hortikultura Bogor kini memegang peran krusial sebagai pusat perakitan dan modernisasi. Fokus utama mereka meliputi:

·     Penyusunan kebijakan dan standar instrumen pertanian.

·     Modernisasi komoditas sayuran, buah tropika, tanaman hias, hingga tanaman jeruk/subtropika.

 

Sinergi 2026: Mekanisasi dan Riset

Memasuki tahun 2026, Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian sepakat untuk mempercepat mekanisasi pertanian. Penguatan riset menjadi pondasi utama agar petani kita tidak lagi bergantung pada cara-cara konvensional, melainkan beralih ke teknologi cerdas (smart farming) guna menjaga ketahanan pangan nasional.

 

Bogor Sebagai Sentra Ekonomi Hijau

Komisi IV juga menekankan pentingnya pengembangan wilayah Bogor dan sekitarnya sebagai sentra hortikultura dan florikultura. Kawasan ini diproyeksikan menjadi penopang ekonomi daerah sekaligus benteng ketahanan pangan bagi wilayah penyangga ibu kota.

  

Terbuka untuk Kolaborasi

Melalui Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IPPMP), BRMP Hortikultura aktif membuka pintu bagi pihak eksternal. Baik petani maupun akademisi diajak untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi budidaya terbaru, memastikan inovasi tidak hanya berhenti di laboratorium, tapi benar-benar dirasakan di lahan pertanian.



"Sinergi antara pembuat kebijakan dan pelaksana teknologi adalah kunci agar modernisasi pertanian bukan sekadar wacana, tapi solusi nyata bagi kesejahteraan petani."


Editor: SR


Komentar

Postingan populer dari blog ini