WUJUDKAN KEMANDIRIAN PANGAN, KOMISI IV DPR RI DORONG MODERNISASI HORTIKULTURA DI BOGOR
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
BOGOR, 22 Januari 2026 –
Langkah besar menuju kemandirian pangan nasional semakin diperkuat di awal
tahun 2026. Balai Besar Standardisasi Instrumen Mekanisasi Pertanian (BRMP)
Perkebunan turut mendampingi Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di kawasan
BRMP Hortikultura, Bogor.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum
penting untuk menunjukkan sejauh mana inovasi pertanian kita telah berkembang.
Berikut adalah poin-poin utama dari pertemuan strategis tersebut:
Inovasi
Hilirisasi yang Memukau
Dalam pertemuan tersebut, berbagai produk hilirisasi
unggulan dipamerkan. Fokusnya jelas: nilai tambah. Produk olahan tanaman
hortikultura yang ditampilkan membuktikan bahwa hasil bumi Indonesia tidak
hanya dijual mentah, tetapi mampu diolah menjadi produk bernilai tinggi melalui
sentuhan teknologi.
Pusat Modernisasi Pertanian Masa Depan
Sesuai dengan amanat Permentan No. 02 dan No. 10 Tahun
2025, BRMP Hortikultura Bogor kini memegang peran krusial sebagai pusat
perakitan dan modernisasi. Fokus
utama mereka meliputi:
· Penyusunan kebijakan dan standar instrumen pertanian.
· Modernisasi komoditas sayuran, buah tropika, tanaman
hias, hingga tanaman jeruk/subtropika.
Sinergi
2026: Mekanisasi dan Riset
Memasuki tahun 2026, Komisi IV DPR RI bersama Kementerian
Pertanian sepakat untuk mempercepat mekanisasi pertanian. Penguatan
riset menjadi pondasi utama agar petani kita tidak lagi bergantung pada
cara-cara konvensional, melainkan beralih ke teknologi cerdas (smart farming)
guna menjaga ketahanan pangan nasional.
Bogor
Sebagai Sentra Ekonomi Hijau
Komisi IV juga menekankan pentingnya pengembangan wilayah
Bogor dan sekitarnya sebagai sentra hortikultura dan florikultura.
Kawasan ini diproyeksikan menjadi penopang ekonomi daerah sekaligus benteng
ketahanan pangan bagi wilayah penyangga ibu kota.
Terbuka
untuk Kolaborasi
Melalui Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi
Pertanian (IPPMP), BRMP Hortikultura aktif membuka pintu bagi pihak eksternal.
Baik petani maupun akademisi diajak untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi
budidaya terbaru, memastikan inovasi tidak hanya berhenti di laboratorium, tapi
benar-benar dirasakan di lahan pertanian.
"Sinergi antara pembuat kebijakan dan pelaksana
teknologi adalah kunci agar modernisasi pertanian bukan sekadar wacana, tapi
solusi nyata bagi kesejahteraan petani."
Editor: SR
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya


Komentar
Posting Komentar