KUNJUNGAN IBU TITIEK SOEHARTO KE TESSO NILO: DORONG PEMULIHAN HABITAT GAJAH DAN PENDEKATAN HUMANIS BAGI MASYARAKAT

Gambar
Riau, 17 Maret 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto bersama Kapolri, Bapak Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Tesso Nilo. Kunjungan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan kawasan konservasi sekaligus menyelamatkan populasi gajah Sumatera yang kian terancam. Rombongan meninjau langsung Camp Elephant Flying Squad serta Pusat Latihan Gajah di Kabupaten Pelalawan. Kehadiran lintas sektor legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum menjadi simbol kuat sinergi nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kapolri menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh kebijakan Presiden dalam merehabilitasi kawasan Tesso Nilo yang mengalami alih fungsi lahan cukup masif. Dari total sekitar 81 ribu hektare, kawasan tersebut ditargetkan dipulihkan agar kembali menjadi habitat alami gajah Sumatera. “Habitat gajah harus dikembalikan agar populasinya dapat berkembang dengan baik,...

WUJUDKAN KEMANDIRIAN PANGAN, KOMISI IV DPR RI DORONG MODERNISASI HORTIKULTURA DI BOGOR

 


BOGOR, 22 Januari 2026 – Langkah besar menuju kemandirian pangan nasional semakin diperkuat di awal tahun 2026. Balai Besar Standardisasi Instrumen Mekanisasi Pertanian (BRMP) Perkebunan turut mendampingi Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di kawasan BRMP Hortikultura, Bogor.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk menunjukkan sejauh mana inovasi pertanian kita telah berkembang. Berikut adalah poin-poin utama dari pertemuan strategis tersebut:

Inovasi Hilirisasi yang Memukau

Dalam pertemuan tersebut, berbagai produk hilirisasi unggulan dipamerkan. Fokusnya jelas: nilai tambah. Produk olahan tanaman hortikultura yang ditampilkan membuktikan bahwa hasil bumi Indonesia tidak hanya dijual mentah, tetapi mampu diolah menjadi produk bernilai tinggi melalui sentuhan teknologi.

Pusat Modernisasi Pertanian Masa Depan

Sesuai dengan amanat Permentan No. 02 dan No. 10 Tahun 2025, BRMP Hortikultura Bogor kini memegang peran krusial sebagai pusat perakitan dan modernisasi. Fokus utama mereka meliputi:

·     Penyusunan kebijakan dan standar instrumen pertanian.

·     Modernisasi komoditas sayuran, buah tropika, tanaman hias, hingga tanaman jeruk/subtropika.

 

Sinergi 2026: Mekanisasi dan Riset

Memasuki tahun 2026, Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian sepakat untuk mempercepat mekanisasi pertanian. Penguatan riset menjadi pondasi utama agar petani kita tidak lagi bergantung pada cara-cara konvensional, melainkan beralih ke teknologi cerdas (smart farming) guna menjaga ketahanan pangan nasional.

 

Bogor Sebagai Sentra Ekonomi Hijau

Komisi IV juga menekankan pentingnya pengembangan wilayah Bogor dan sekitarnya sebagai sentra hortikultura dan florikultura. Kawasan ini diproyeksikan menjadi penopang ekonomi daerah sekaligus benteng ketahanan pangan bagi wilayah penyangga ibu kota.

  

Terbuka untuk Kolaborasi

Melalui Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IPPMP), BRMP Hortikultura aktif membuka pintu bagi pihak eksternal. Baik petani maupun akademisi diajak untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi budidaya terbaru, memastikan inovasi tidak hanya berhenti di laboratorium, tapi benar-benar dirasakan di lahan pertanian.



"Sinergi antara pembuat kebijakan dan pelaksana teknologi adalah kunci agar modernisasi pertanian bukan sekadar wacana, tapi solusi nyata bagi kesejahteraan petani."


Editor: SR


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA

LAYAK KAH BAPAK SOEHARTO MENDAPAT GELAR PAHLAWAN? BERIKUT PERJUANGANNYA