KUNJUNGAN IBU TITIEK SOEHARTO KE TESSO NILO: DORONG PEMULIHAN HABITAT GAJAH DAN PENDEKATAN HUMANIS BAGI MASYARAKAT

Gambar
Riau, 17 Maret 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Titiek Soeharto bersama Kapolri, Bapak Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kehutanan, Bapak Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Tesso Nilo. Kunjungan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan kawasan konservasi sekaligus menyelamatkan populasi gajah Sumatera yang kian terancam. Rombongan meninjau langsung Camp Elephant Flying Squad serta Pusat Latihan Gajah di Kabupaten Pelalawan. Kehadiran lintas sektor legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum menjadi simbol kuat sinergi nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kapolri menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh kebijakan Presiden dalam merehabilitasi kawasan Tesso Nilo yang mengalami alih fungsi lahan cukup masif. Dari total sekitar 81 ribu hektare, kawasan tersebut ditargetkan dipulihkan agar kembali menjadi habitat alami gajah Sumatera. “Habitat gajah harus dikembalikan agar populasinya dapat berkembang dengan baik,...

IBU TITIEK SOEHARTO RESMIKAN REVAMPING PABRIK AMONIA 2 PUPUK KALTIM, DORONG EFISIENSI DAN KESEJAHTERAAN PETANI


Bontang, 29 Januari 2026 - Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Ibu Titiek Soeharto, meresmikan selesainya revamping (revitalisasi) Pabrik Amonia 2 PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam modernisasi fasilitas industri pupuk nasional yang selama ini berperan sebagai tulang punggung ketahanan pangan Indonesia.

Revamping Pabrik Amonia 2 merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk memperkuat industri pupuk nasional melalui peningkatan efisiensi operasional, stabilitas produksi, serta penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Pabrik ini pertama kali diresmikan pada 29 Oktober 1984 oleh Presiden RI ke-2, Bapak H.M. Soeharto, dan kini diremajakan setelah lebih dari empat dekade beroperasi.

Dalam sambutannya, Ibu Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi atas undangan peresmian tersebut sekaligus mengungkapkan makna historis yang mendalam baginya. “Kami dari Komisi IV mengucapkan terima kasih atas undangan untuk hadir di sini, meresmikan revamping atau revitalisasi Pabrik Amonia Kaltim ini. Dulu, 42 tahun yang lalu, adalah Bapak Presiden Soeharto, ayahanda tercinta yang meresmikan pabrik ini.”

Ibu Titiek Soeharto juga menyampaikan harapan agar revitalisasi pabrik ini dapat memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian nasional dan kesejahteraan petani. “Mudah-mudahan ini bisa benar-benar bermanfaat untuk bangsa, terutama para petani, agar mereka makin sejahtera.”

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, menjelaskan bahwa proyek revamping Pabrik Amonia 2 menjadi langkah penting menuju industri pupuk yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan. Pabrik yang telah beroperasi sejak 1984 dengan kapasitas produksi sekitar 1.500 ton amonia per hari ini kini dilengkapi pembaruan teknologi pada unit-unit inti produksi, antara lain shift converter, ammonia converter, serta sistem penghilangan CO₂.

Pembaruan tersebut diproyeksikan mampu menurunkan konsumsi energi dan emisi karbon secara signifikan, sekaligus menekan biaya operasional. Implementasi sistem kontrol berbasis teknologi digital juga dilakukan untuk meningkatkan keandalan serta efektivitas proses produksi. Secara keseluruhan, proyek revamping ini diperkirakan dapat menurunkan emisi karbon hingga puluhan ribu ton per tahun dan memperkuat kontribusi Pupuk Kaltim terhadap ketahanan pangan nasional.

Selain peresmian revamping pabrik, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara manajemen Pupuk Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia terkait pengawalan distribusi pupuk bersubsidi. Kerja sama ini bertujuan memastikan pupuk subsidi tersalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu kepada para petani di seluruh Indonesia.

Peremajaan Pabrik Amonia 2 menegaskan komitmen Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia Group dalam meningkatkan daya saing industri pupuk nasional serta mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan dan transformasi industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Editor: AF


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBU TITIEK SOEHARTO HADIRI TAKLIMAT DEWAN PEMBINA PARTAI GERINDRA

PERAN AKTIF IBU TITIEK SOEHARTO DALAM RAPAT PARIPURNA

LAYAK KAH BAPAK SOEHARTO MENDAPAT GELAR PAHLAWAN? BERIKUT PERJUANGANNYA